Cara Menangani Anak Hiperaktif di Sekolah

Cara Menangani Anak Hiperaktif di Sekolah - Ini sakit kepala dan menantang jika di sekolah Minggu, ada anak yang hiperaktif. Tidak bisa diam dan hanya ada gerakan aneh. Terkadang itu mengganggu temannya sendiri. Nah apa yang biasanya Anda lakukan agar dia bisa menghadiri kelas sekolah minggu dengan baik dan teratur?

Menjadi guru sekolah minggu (GSM) adalah layanan yang sangat menantang seperti guru sekolah pada umumnya. Tetapi GSM lebih istimewa karena yang diajarkan adalah firman Tuhan. Meski dianggap "hanya" mengajarkan firman Tuhan, tetapi kesejukan saudara-saudara GSM ini juga harus dilengkapi dengan pengetahuan menangani berbagai macam anak. Bahkan jika Anda harus menguasai psikologi anak juga.

Tahukah Anda bahwa jika kita memberi terlalu banyak batasan, terlalu terkendali, dan tidak nyaman, anak-anak akan cenderung gelisah dan bahkan lebih aktif. Jadi Anda tidak terburu-buru memberi label anak hiperaktif, ya?

Menurut Juni Thompson, seorang psikolog anak dan penulis Balita Peduli, Pedoman untuk Merawat Balita, mengatakan sifat anak yang aktif biasanya terjadi ketika mereka merasa tidak nyaman dan terlalu bahagia. Jadi ada perasaan tertantang atau euforia yang membuat mereka bergerak kesana kemari. Kakak harus bisa membedakan antara anak aktif dan hiperaktif. Perbedaan mereka adalah seperti ini:

Jika diberi tugas atau kegiatan: anak aktif masih menunjukkan konsentrasi dan fokus, sedangkan anak hiperaktif cenderung tidak fokus dan cepat merasa bosan sebelum tugas selesai. Terkadang dia meluap amarah di luar batas ketika dia merasa tidak mampu menyelesaikannya.

Ketika anak-anak bergaul dengan teman-teman mereka: anak-anak yang aktif masih menunjukkan empati dan kepedulian untuk berbagi, sementara anak-anak yang hiperaktif merasa sulit bergaul karena mereka sangat agresif, mudah marah dan pemberontak, dan bahkan destruktif.

Jika anak merasa lelah: Bahkan anak yang paling aktif pun akan menyadari bahwa dia perlu istirahat, sedangkan anak yang hiperaktif suka tidak tahu lelah. Selalu ada hal-hal yang membuatnya melakukan sesuatu, dan kebanyakan dari mereka adalah kegiatan yang tidak perlu seperti mengangkat tangan, menggerakkan kaki, memukul meja, mengendarai kursi, dan sebagainya.

Setelah kita tahu bedanya, kita hanya bisa memberikan pengobatan sesuai dengan kebutuhan anak.
Cara Menangani Anak Hiperaktif di Sekolah

Cara Yang Tepat Menangani Anak Yang Hiperaktif



1. Tunjukkan sikap tegas tetapi tidak perlu marah

Metodenya bisa dengan memanggil nama mereka kemudian menatap mata dan wajah mereka sampai perhatian mereka kepada saudara. Berikan saran dengan mengatakan bahwa tindakan anak itu terlalu berlebihan dan telah mengganggu teman atau lingkungan sekitarnya. Misalnya, "Sayang, cobalah duduk dulu, kami mendengarkan firman Tuhan. Teman-teman yang malang terganggu karena sikap Anda. Walaupun Tuhan berbicara kepada Anda, Anda tahu."

2. Konsisten dengan apa yang Anda katakan

Seringkali mereka aktif karena mereka kesal. Jadi jangan membuat mereka kesal ketika Anda memberikan janji yang berlebihan saat mereka merajuk.

3. Jika Anda mengatakan tidak, berikan penjelasan

Keingintahuan dan ketidakterterimaan dalam diri mereka akan membuatnya merengek terus menerus dan bahkan bisa menjadi besar. Berikan penjelasan dalam bahasa sederhana yang mudah dimengerti, jangan menggunakan analogi atau kiasan.

4. Bantu mereka tenang ketika frustrasi atau stres, dan marah

Dorong anak untuk menarik napas panjang, bernapas dari hidung dan mengeluarkannya dari mulut. Anda juga bisa memberikan sentuhan lembut atau pijatan di bahunya.

5. Berkoordinasi dengan orang tua tentang makanan anak-anak

Sister dapat berkoordinasi dengan orang tua sehingga anak-anak tidak makan makanan yang mengandung banyak gula, pengawet, pewarna, dan minuman dingin sebelum mereka pergi ke sekolah minggu.

6. Berikan perlakuan yang sama seperti anak-anak lain

Perbedaan perlakuan yang Anda berikan sebenarnya bisa menjadi pemicu kemarahannya. Biarkan dia melakukan kegiatan seperti biasa, sehingga teman-temannya bisa mengerti apa yang harus dilakukan untuk membantunya.

7. Berikan pengertian kepada teman sekelas untuk tidak bersikap antipati terhadap mereka

Bahkan mereka dapat berperan dalam membantu anak hiperaktif menjadi normal kembali. Berikan instruksi yang jelas kapan harus mendekat dan undang dia untuk bermain, dan kapan harus menjaga jarak.


*) Adrian at www.nutrinextlastabumin.co.id

P . R . O . M . O
Pembelian sampai Kamis 21 November 2019

Harga 1 Botol Rp 65.000

Rp 52.000

Untuk pemesanan Nutrinext Lastabumin silahkan kirim
Nama, No HP, Alamat Lengkap, Jumlah btl
ke nomor HP atau klik nomor langsung untuk chat via WhatsApp

0823 1538 9009

Disclaimer : Tidak dianjurkan pemberian Nutrinext Lastabumin pada anak usia dibawah 1 tahun, penderita alergi madu dan ikan, ADHD, serta penderita diare. Nutrinext Lastabumin tidak menjamin kenaikan berat badan & daya tahan tubuh secara signifikan, Setelah mengkonsumsi Nutrinext Lastabumin, khasiat yang didapatkan setiap anak akan berbeda beda dikarenakan respon tubuh yang berbeda dari setiap anak.