Mengatur Keseimbangan Otak Kiri dan Kanan Pada Anak

Mengatur Keseimbangan Otak Kiri dan Kanan Pada Anak - Setiap anak memiliki otak kiri dan otak kanan, otak kiri dan otak kanan memiliki tugas yang berbeda. Apakah Anda tahu tugas masing-masing belahan otak? Otak kiri berperan dalam bidang matematika, tata bahasa, pemecahan masalah, rumus, memori, logika, mengendalikan pekerjaan tubuh kanan, analisis, dan ketertiban. Sedangkan otak kanan memiliki peran dalam bidang musik, seni, ruang, bentuk, warna, detail, konsep, intuisi, pola pikir yang komprehensif, mengendalikan pekerjaan tubuh kiri, perasaan dan kreativitas.

Sehingga anak-anak dapat menghitung dan memahami pertanyaan dengan cepat, menulis secara kreatif, mengeja dan mengingat materi pelajaran misalnya, jenis buah-buahan dan sayuran, menceritakan dan menunjukkan kembali kisah yang disampaikan oleh guru, didengar dan dipikirkan pada saat yang sama, atau memenangkan Cabang olahraga tertentu, koordinasi antara otak kiri dan otak kanan sangat dibutuhkan dan dilatih.
Mengatur Keseimbangan Otak Kiri dan Kanan Pada Anak


Cara menyeimbangkan otak kiri dan kanan:



1. Harus seimbang
Kegiatan ekstrakurikuler baik, tetapi tidak semua kegiatan ekstrakurikuler diikuti oleh alasan anak harus tahu banyak hal. Namun, anak-anak perlu berinteraksi dengan semua anggota keluarga, beristirahat, mengerjakan tugas, dan sebagainya. Jadi pembagian waktu harus seimbang, jangan biarkan anak Anda menjadi sangat lelah atau tidak dapat melakukan hal lain, lalu tidur.

Dengan kata lain, orang tua harus melihat beban kerja anak di sekolah. Ada sekolah yang menuntut beban akademik tinggi, anak masuk sekolah jam 7 pagi dan baru tiba di rumah sore hari. Belum lagi dengan begitu banyak konten materi. Jika demikian, kegiatan ekstrakurikuler idealnya akan diadakan pada akhir pekan.

2. Menurut minat
Pastikan anak tertarik dengan kegiatan yang akan diikuti, untuk itu, beri anak kebebasan untuk memilih sendiri kegiatan mana yang benar-benar sesuai dengan minat mereka. Biasanya ketika anak-anak tertarik dan tidak merasa dipaksa, mereka akan menjalaninya dengan bahagia dan memiliki rasa tanggung jawab. Sangat mudah untuk melihatnya. Jika anak terlihat disiplin dan tidak merasa dipaksa, di situlah minatnya. Jika sebaliknya, tidak ada salahnya membantu orang tua menemukan kegiatan lain. Singkatnya, melibatkan anak-anak dalam kegiatan tambahan di luar jam sekolah harus karena keinginan anak. Jangan sampai aktivitas itu menjadi beban bagi anak.

3. Ajarkan diri diatur
Bantu anak-anak belajar mandiri, yaitu anak-anak harus belajar mengatur diri mereka sendiri. Anak-anak harus belajar merencanakan apa yang harus mereka lakukan, pada dasarnya, bagaimana anak-anak bertanggung jawab atas proses pembelajaran yang mereka lakukan. Anak-anak memiliki kesadaran mereka sendiri tanpa harus diingatkan oleh orang lain atau menirukan aliran teman-teman mereka. Misalnya, anak-anak dengan kesadaran berhenti sementara kegiatan ekstrakurikuler mendahului tes atau ujian. Anak-anak yang sudah terbiasa dengannya, biasanya akan berjalan sendiri. Dia akan dapat mengevaluasi kemampuan dan kegiatan yang paling diminati.

4. Diskusikan dengan guru
Libatkan guru anak di sekolah, tanyakan kegiatan ekstrakurikuler apa yang cocok untuk anak tersebut. Namun, Anda adalah sosok harian yang menghabiskan waktunya bersama anak-anak di sekolah, ia pasti akan tahu banyak tentang kemampuan akademik anak-anak dan kecenderungan minat anak-anak dalam suatu kegiatan. Jadi, jangan lupa untuk berdiskusi dengan guru di sekolah untuk hal yang satu ini.

Ketika rujukan di atas telah dilakukan, yakinlah anak akan dengan mudah menemukan kekuatan lainnya di luar bidang pembelajaran akademik di sekolah. Ingat, kondisi ini tentu sangat berguna untuk menyeimbangkan otak kiri dan kanan anak. Secara umum, kegiatan akademik di sekolah lebih mempertajam kemampuan otak kiri anak, sedangkan kegiatan ekstrakurikuler akan mengoptimalkan kemampuan belahan otak kanan. Jika keduanya benar-benar bersinergi, bersiaplah untuk menemukan anak yang unggul di masa depan.


*) Adrian at Vitamin Anak

P . R . O . M . O
Pembelian sampai Sabtu 16 November 2019

Harga 1 Botol Rp 65.000

Rp 52.000

Untuk pemesanan Nutrinext Lastabumin silahkan kirim
Nama, No HP, Alamat Lengkap, Jumlah btl
ke nomor HP atau klik nomor langsung untuk chat via WhatsApp

0823 1538 9009

Disclaimer : Tidak dianjurkan pemberian Nutrinext Lastabumin pada anak usia dibawah 1 tahun, penderita alergi madu dan ikan, ADHD, serta penderita diare. Nutrinext Lastabumin tidak menjamin kenaikan berat badan & daya tahan tubuh secara signifikan, Setelah mengkonsumsi Nutrinext Lastabumin, khasiat yang didapatkan setiap anak akan berbeda beda dikarenakan respon tubuh yang berbeda dari setiap anak.