Perbedaan Motorik Halus dan Kasar Pada Anak

Perbedaan Motorik Halus dan Kasar Pada Anak - Bunda pasti sering dengar perkara tentang pentingnya penjelasan perbedaan motorik halus dan kasar pada buah hati. Dan pastinya bunda mau perkembangan motorik pada buah hati mengalami tumbuh kembang dengan optimal.

Ngomong - ngomong sudah tau belum soal motorik halus dan motorik kasar ini bunda? Perkembangan sistem motorik ialah suatu perkembangan gerak pada buah hati, dan secara general gerakan tersebut di topang oleh matangnya fisik dan saraf pada anak anak, dimana perkembangan motorik ini dibagi menjadi 2 jenis yaitu perkembangan motorik halus dan perkembangan motorik kasar.
Agar kedua perkembangan motorik ini memperoleh hasil yang optimal tentunya harus ada stimulasi ataupun rangsangan yang disesuaikan dengan tahap perkembangan sang anak.
Perbedaan Motorik Halus dan Kasar Pada Anak

Perkembangan Motorik Halus



Fine motor skill atau yang disebut dalam bahasa kita sebagai motorik halus adalah sebuah keterampilan yang melibatkan otot - otot kecil yang nantinya akan memunculkan adanya kordinasi anatara tangan dan mata dalam melakukan suatu aktivitas.

Berbagai gerakkannya tersebut dipengaruhi karena adanya kesempatan berlatih dan belajar saat anak memasuki Taman Kanan - kanak. Motorik halus ini ditekankan pada titik kordinasi gerakkan jari tangan untuk mengambil, meletakkan, dan memegang suatu benda. Tentunya hal ini bukan tanpa alasan, pada umurnya yang menginjak 4 tahun motorik halus yang di milikinya akan mengalami perkembangan yang cukup pesat bahkan hampir sempurna.

Di usianya yang menginjak 4 tahun ini sang buah hati biasanya mampu menyusun bangunan menggunakan balok - balok, dimana hal ini menunjukan bahwa tingginya keinginan untuk meletakkan balok ternyata membuat bangunan tersebut menjadi runtuh karena tidak sengaja.
 
Nah saat sang buah hati menginjak usia 5 atau 6 tahun gerak dari motorik halusnya telah berkembang dengan cepat, dimana memasuki usia ini sang buah hati mampu mengordinasikan seluruh gerakan visual motorik yang dimilikinya. Hal ini mampu kita lihat ketika ia memiliki kemampuan untuk menulis maupun menggambar, pada kegiatannya itu gerakkan mata mulai di kordinasikan dengan bagian tubuh lainnya seperti tangan, lengan dan tubuh dalam waktu yang sama.

Perkembangan Motorik Kasar



Motorik kasal berbeda dengan motorik halus, dimana motorik kasar ini lebih di identikkan dengan penggunaan otot besar atau yang sebagian besar dan bahkan seluruh anggota tubuh untuk melakukan kegiatan.

Dimana gerakan tubuhnya tersebut dipengaruhi oleh tingkat kematangan masing - masing buah hati, dan yang paling sederhana dan sering kita jumpai ialah kemampuan untuk menendang, dan naik turun tangga. Pada motorik kasar ini koordinasi gerakkan tubuh sangat diperlukan supaya tumbuh kembang jasmani berlangsung membaik seperti saat berlari dan menjaga keseimbangan tubuh, serta melompat.

Meski mungkin terbilang sepele akan tetapi kegiatan ini mampu meningkatkan keterampilan koordinasi gerakkan dari motorik kasar. Secara umum usia menentukan perkembangan dari motorik kasar sang buah hati saat menginjak usia 4 tahun banyak buah hati yang melakukan aktivitas berbahaya seperti misal melompat dair tempat yang lebih tinggi.

Sedang ketika ia memasuki usia 5 atau 6 tahun ia mulai senang melakukan berbagai macam aktivitas yang membuat korordinasi berbagai anggota tubuh seperti misal balapan sepeda dan balapan lari.

Cara Menstimulasi Gerak Motorik Buah Hati



Step yang tepat dalam membantu stimulasi gerak pada sang buah hati adalah melalui media games, dimana bunda mampu membuat games tersebut atau dengan membeli mainan yang bertujuan untuk menstimulasi. Contohnya seperti untuk menstimulasi gerak motorik kasar pada bayi yang baru mampu merangkak, bunda mampu menaruh mainan jauh dari jangkauan agar ia bergerak meraihnya.

Nah untuk langkah menstimulasi gerak motorik halusnya pada anak sekitar umur 1-2 tahun bunda mampu memberi 2 wadah dengan salah satu wadanya di isi air dan mengajarkan sang buah hati untuk memindahkan air dari wadah satu ke wadah lain. Lakukan variasi games untuk menarik minat sang buah hati.

Saat sang buah hati mengalami kelambatan dalam kemampuan motorik kasar ataupun motorik halus, bunda bisa berkonsultasi langsung dengan dokter anak hal ini harus segera dilakukan sebab keterlambatan motorik kasar maupun halus mampu mempengaruhi sistem motorik lainnya.

Dalam sebuah teori yang dikembangkan oleh Thelen & Whiteneyerr, Teori Sistem Dinamis mengungkapkan bahwa dalam mengembangkan keterampilan motorik bayi, orang tua harus dapat memahami hal-hal yang mampu memberikan motivasi, sehingga si kecil ingin menggunakan persepsinya untuk bergerak. Karena keterampilan motorik yang dimiliki oleh anak mampu mewakili keinginan bayi.


*) Adrian at www.nutrinextlastabumin.co.id

P . R . O . M . O
Pembelian sampai Sabtu 16 November 2019

Harga 1 Botol Rp 65.000

Rp 52.000

Untuk pemesanan Nutrinext Lastabumin silahkan kirim
Nama, No HP, Alamat Lengkap, Jumlah btl
ke nomor HP atau klik nomor langsung untuk chat via WhatsApp

0823 1538 9009

Disclaimer : Tidak dianjurkan pemberian Nutrinext Lastabumin pada anak usia dibawah 1 tahun, penderita alergi madu dan ikan, ADHD, serta penderita diare. Nutrinext Lastabumin tidak menjamin kenaikan berat badan & daya tahan tubuh secara signifikan, Setelah mengkonsumsi Nutrinext Lastabumin, khasiat yang didapatkan setiap anak akan berbeda beda dikarenakan respon tubuh yang berbeda dari setiap anak.