Usia Berapa Anak Dibolehkan Minum Kopi?

Usia Berapa Anak Dibolehkan Minum Kopi? - Sudah biasa jika anak-anak juga suka minum kopi, bahkan tidak sedikit orang tua sebagai pecinta kopi, memperkenalkan minuman kopi ini kepada anak-anak mereka. Padahal anak-anak memiliki batasan untuk mengonsumsi minuman kopi.

Sebagai kebiasaan minum kopi menghilangkan kantuk, benarkah? Namun sebenarnya tidak demikian, konsumsi kopi tidak selalu hanya menghilangkan kantuk. Pada kesehatan tubuh seseorang, kopi memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan para penikmatnya, apalagi kopi dapat mencegah penyakit Alzheimer - penurunan kemampuan saraf yang sering menyerang orang tua. Bahkan, banyak penelitian mengungkapkan bahwa kopi juga membuat penikmat awet muda, berumur panjang, dan banyak manfaat lainnya.

Usia Anak Boleh Minum Kopi

Usia Anak Dibolehkan Minum Kopi



Pada usia dewasa manfaat kopi untuk kesehatan memang banyak, tetapi pada tingkat kopi yang berlebihan itu juga menyebabkan efek samping yang tidak nyaman. Batasi berapa cangkir kopi maksimum per hari setiap orang berbeda, tetapi kita dapat mengetahui apakah dalam jumlah cangkir tertentu kita minum dalam satu hari efek samping ini mulai muncul. Migrain, susah tidur, cemas, masalah pencernaan, dan sering buang air kecil serta kesulitan mengendalikan buang air kecil. Jika Anda mengalami salah satu efek samping ini, artinya adalah jumlah batas cangkir yang Anda minum kopi per hari.

Kalau untuk orang dewasa hanya memiliki batasan dalam mengonsumsi kopi, demikian juga untuk usia anak yang ingin mengonsumsi minuman kopi tentu memiliki batasan. Sekarang berapa batas minuman kopi untuk usia anak.

Mengkonsumsi kopi membuat kita lebih waspada atau waspada dan dapat mengatasi rasa kantuk. Itulah sebabnya zat yang berkhasiat dalam kopi digunakan oleh berbagai jenis minuman "minuman pintar" atau "minuman energi". Namun, kopi diklasifikasikan sebagai barang legal untuk dikonsumsi. Badan Makanan dan Obat-obatan Amerika (FDA) mengklasifikasikan kopi sebagai zat makanan yang aman.

Selain sebagai stimulan bagi otak, zat yang berkhasiat dalam kopi juga merupakan cairan tubuh atau diuretik. Setelah minum kopi, buang air kecil lagi. Selain itu, kopi juga meningkatkan daya tahan pada dosis tertentu.

Dosis individual

Dosis kopi yang sama tidak memiliki efek yang sama pada semua orang. Ada orang yang sangat sensitif terhadap kopi, serta minuman teh. Minum sedikit teh mungkin tidak bisa tidur. Namun sebaliknya, ada juga orang yang minum banyak kopi dalam sehari, tetapi masih mudah tertidur. Minum kopi memiliki efek langsung sebelum satu jam. Yang paling positif mungkin menggetarkan hati, bahkan jika tidak demikian. Rasa segar, rasa cemerlang, perasaan cerah bisa diberikan dengan secangkir kopi. Dan menjadi mengantuk, lesu, dan lemah jika Anda belum atau terlambat minum kopi.

Karena ada permintaan dari tubuh untuk meminta kopi lagi, minum kopi juga tergolong adiktif. Berbeda dengan kecanduan opium atau zat serupa, orang tidak menderita secara fisik ketika mereka berhenti minum kopi. Efek off coffee (penarikan) dapat terjadi dalam bentuk sakit kepala, gelisah, kehilangan konsentrasi, kantuk, insomnia, gangguan lambung dan persendian jika dalam 12-24 jam tidak minum kopi. Puncak gangguan terjadi jika Anda tidak minum kopi selama 48 jam.

Namun sifat kopi mudah ditoleransi. Dosis yang sama untuk waktu yang lama memiliki efek yang lebih kecil daripada sebelumnya. Itu sebabnya bagi mereka yang sudah punya kopi, terus tingkatkan dosis minum kopi. Secangkir kopi untuk waktu yang lama tidak cukup lagi. Semakin sering dan lama Anda minum kopi, semakin banyak toleransi meningkat.

Efek Kopi Pada Anak

Efek kopi pada anak-anak sama dengan apa yang terjadi pada orang dewasa. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan kopi. Tapi seperti zat stimulan ke otak, jika Anda tidak ingin menyebabkan kecanduan, Anda tidak harus mulai minum kopi. Begitu kopi telah diregangkan, maka keluhan yang tidak nyaman akan muncul ketika minum kopi dihentikan.

Tanpa disadari, anak-anak dipengaruhi oleh zat-zat yang mirip dengan yang terkandung dalam kopi, seperti teh dan cola. Selain itu ada begitu banyak merek minuman yang dijual di sekolah, baik yang diklasifikasikan sebagai "minuman energi" atau "minuman pintar", yang memiliki efek yang sama seperti kopi juga.
Dalam dunia kedokteran, kafein sering ditambahkan dalam ramuan obat atau obat paten karena efek sinergisnya. Misalnya obat penghilang rasa sakit sering dicampur dengan kafein untuk memberikan efek yang lebih kuat. Termasuk jika dokter memandang perlu untuk menutupi efek kantuk suatu obat dengan memberikan sedikit kafein.

Efek tidak sehat dari minum kopi (efek samping) adalah bahwa minum kopi untuk waktu yang lama pada anak-anak dapat menyebabkan hiperaktif karena pengaruh kafein. Disebutkan bahwa kopi juga digunakan untuk anak-anak dengan ADHD, yang cenderung kehilangan kemampuan berkonsentrasi dan sangat aktif. Padahal kopi (kafein) bukan obat untuk kondisi itu.

Jadi kopi sebenarnya tidak membuat anak menjadi bodoh atau membahayakan kesehatan mereka, atau membuat mereka lebih pintar. Membuat anak-anak minum kopi akan memiliki konsekuensi buruk yang sama dengan orang tua mereka yang minum kopi tidak kurang.


*) Adrian at www.nutrinextlastabumin.co.id

P . R . O . M . O
Pembelian sampai Sabtu 16 November 2019

Harga 1 Botol Rp 65.000

Rp 52.000

Untuk pemesanan Nutrinext Lastabumin silahkan kirim
Nama, No HP, Alamat Lengkap, Jumlah btl
ke nomor HP atau klik nomor langsung untuk chat via WhatsApp

0823 1538 9009

Disclaimer : Tidak dianjurkan pemberian Nutrinext Lastabumin pada anak usia dibawah 1 tahun, penderita alergi madu dan ikan, ADHD, serta penderita diare. Nutrinext Lastabumin tidak menjamin kenaikan berat badan & daya tahan tubuh secara signifikan, Setelah mengkonsumsi Nutrinext Lastabumin, khasiat yang didapatkan setiap anak akan berbeda beda dikarenakan respon tubuh yang berbeda dari setiap anak.